Pada tanggal 14-17 April 2026, Indonesia Judicial Research Society (IJRS) mengikuti rangkaian kegiatan The 7th World Congress on Probation and Parole (WCPP) di Bali yang mengusung tema Getting Smart on Justice Healing Hearts and Safer Societies. WCPP merupakan wadah bagi publik seperti akademisi, praktisi dan peneliti dari seluruh dunia untuk bertukar pikiran dan pengalaman terkait isu pemasyarakatan.
Pada rangkaian acara tersebut, Peneliti IJRS Saffah Salisa Azzahro terlibat sebagai moderator pada sesi diskusi paralel, yakni Sesi Ketiga mengenai Professionalization of Probation Officers dan Sesi Keempat mengenai Technology and Artificial Intelligence to Support Probation Services. Selain itu, Peneliti IJRS yakni Aditya Weriansyah dan Adi Nugroho juga berkesempatan menjadi peserta dalam dalam kegiatan The 7th WCPP. Keterlibat IJRS pada acara tersebut, merupakan perwujudan komitmen IJRS tidak hanya terkait pengentasan isu overcrowding pada Lapas, namun lebih jauh dari itu yakni mendorong reintegrasi mantan warga binaan yang jauh lebih baik.
IJRS juga berkesempatan untuk membagikan hasil risetnya dengan mengadakan booth di acara tersebut.
Terdapat 3 (tiga) hal yang diangkat oleh IJRS pada acara tersebut yakni:
- Buku saku “What Has Changed in Indonesia’s Criminal Justice System? A Quick Guide to the 2023 Criminal Code and the 2025 Code of Criminal Procedure” yang memberikan penjelasan singkat terkait beberapa perubahan pada KUHP dan KUHAP baru di bit.ly/Ebook-Quick-Guide
- Riset mengenai “Research on Impacts and Costs of Handling Narcotics Crime in Indonesia” yang memberikan penjelasan terkait dampak dari segi ekonomi dan sosial yang dikeluarkan oleh warga binaan, keluarga dari warga binaan, termasuk pemerintah dalam menangani perkara narkotika di Indonesia di:
- Versi Bahasa Indonesia: bit.ly/Dampak-Biaya-Narkotika
- Versi Bahasa Inggris: bit.ly/Infografis-Dampak-Biaya-Narkotika
- Riset mengenai “Sentencing Disparity and Criminal Policy of Narcotics Offence Cases In Indonesia” yang memberikan penjelasan mengenai disparitas pemidanaan pada perkara narkotika serta berbagai data lainnya terkait kasus narkotika di Indonesia di:
- Versi Bahasa Indonesia: bit.ly/Penelitian-Disparitas-Narkotika
- Versi Bahasa Inggris: bit.ly/Research-Sentencing-Disparity
IJRS sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkunjung! Bagi yang terlewat dalam mengunjungi booth kami, jangan khawatir karena kamu dapat melihat paparan kami di sini!