Gladys Nadya Arianto (Gladys) merupakan lulusan program sarjana Kriminologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia. Saat studinya, Gladys mengambil peminatan penegakan hukum dan menulis tugas akhir tentang fenomena peradilan sesat dalam kajian kriminologis. Gladys juga memiliki ketertarikan terkait isu-isu HAM, reformasi sistem peradilan pidana, dan kelompok rentan. Hal ini membuat Gladys tertarik bergabung dengan IJRS sebagai Asisten Peneliti.

Saat ini Gladys sedang terlibat dalam beberapa program di IJRS yaitu:

  • Penelitian Asesmen Akomodasi yang Layak bagi Penyandang Disabilitas di Proses Peradilan Pidana
  • Pengembangan Website eprobono.org dan katahukum.org
  • Penyusunan Laporan Tahunan Capaian IJRS

Sebelum bergabung di IJRS, Gladys memiliki pengalaman menyusun naskah akademis sebagai bahan advokasi terkait “Urgensi Ratifikasi Konvensi Internasional tentang Perlindungan terhadap Semua Orang dari Tindakan Penghilangan Paksa” dan membantu riset kualitatif tentang “Eksistensi Komnas HAM dalam Menyelesaikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu” di bawah kerja Divisi Pemantauan Impunitas, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS). Gladys juga pernah terlibat sebagai Asisten proyek riset sosial kualitatif dan kuantitatif yang dilakukan oleh Dosen terkait isu kejahatan.

Gladys juga pernah menjadi peserta beberapa short course terkait HAM yakni Living the Human Rights (LIGHTS) 2019 oleh LBH Masyarakat dan Human Rights and Transitional Justice 2020 oleh AJAR.

Pendidikan

Sarjana Kriminologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia.

Program

  1. Penelitian Asesmen Akomodasi yang Layak bagi Penyandang Disabilitas di Proses Peradilan Pidana
  2. Pengembangan Website eprobono.org dan katahukum.org
  3. Penyusunan Laporan Tahunan Capaian IJRS