Entries by Admin IJRS

Diseminasi Penelitian Disparitas dan Penanganan Perkara Tindak Pidana Narkotika di Indonesia Studi Perkara Tindak Pidana Narkotika Golongan 1 Tahun 2016 – 2020 (Pasal 111-116 dan Pasal 127 UU Narkotika 35 Tahun 2009)

Pada hari Selasa, 28 Juni 2022, Indonesia Judicial Research Society (IJRS) dengan dukungan Open Society Foundation (OSF) menyelenggarakan diseminasi bertajuk “Penelitian Disparitas dan Kebijakan Penanganan Perkara Tindak Pidana Narkotika di Indonesia Studi Perkara Tindak Pidana Narkotika Golongan 1 Tahun 2016-2020 (Pasal 111-116 dan Pasal 127 UU Narkotika 35 Tahun 2009).” Acara yang berlangsung secara daring, […]

Inisiatif Ooganisasi Masyarakat Sipil Untuk Rencana Aksi Nasional (RAN) Open Goverment Indonesia (OGI) Tahun 2020-2024

“Untuk meningkatkan aksesibilitas dan kapasitas pemberian bantuan hukum kepada kelompok rentan di Indonesia” Selasa, 14 Juni 2022 PBHI bersama IJRS, YLBHI dan LBH APIK mengadakan pertemuan dengan Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) untuk membahas inisiatif organisasi masyarakat sipil untuk mendorong peningkatan aksesibilitas dan kapasitas pemberian bantuan hukum kepada kelompok rentan berbasis skema Rencana Aksi Nasional […]

Talkshow “Esa Hilang Dua Terbilang : Menguji Kolaborasi Payung Hukum Penanganan Kekerasan Seksual di Indonesia”

IJRS baru saja mengadakan Talkshow dengan tema “Esa Hilang Dua Terbilang : Menguji Kolaborasi Payung Hukum Penanganan Kekerasan Seksual di Indonesia” pada 27 Mei 2022. Diskusi ini membahas terkait realitas kekerasan seksual serta kehadiran dua regulasi terbaru yang dapat dikatakan sebagai angin segar untuk penanganan kekerasan seksual di Indonesia yaitu Permendikbud-Ristek No. 30 Tahun 2021 tentang […]

Mainstreaming Gender Equality in the Judiciary and CSO Legal Empowerment Work

Pada tanggal 2 Juni yang lalu IJRS terlibat dalam diskusi ‘’Mainstreaming Gender Equality in the Judiciary and CSO Legal Empowerment Work’’ yang diadakan oleh Gender Justice Subgroup (Legal Empowerment Network – South East Asia) yang dihadiri oleh organisasi-organisasi yang bergerak di isu legal empowerment yang berasal dari Indonesia, Malaysia, Philippines, dan Myanmar. Dalam diskusi tersebut […]