Tahun 2025 kembali menjadi tahun yang penuh dinamika. Berkaca dari periode sebelumnya, gerakan reformasi hukum yang digalang masyarakat sipil masih terus mengalami banyak tantangan dan hambatan. Hal ini tidak terlepas dari tren global yang menunjukkan adanya pelemahan dan kemunduran demokrasi di berbagai negara. Kondisi tersebut ditandai dengan menyempitnya ruang sipil warga, terutama dalam menjalankan aktivitas berekspresi, dan berkembangnya praktik-praktik yang mengabaikan supremasi hukum.
Terlepas dari segala dinamika yang ada, dengan penuh rasa syukur, kami menyampaikan Laporan Tahunan 2025 IJRS ini untuk dapat diakses oleh publik. Laporan ini bukan sekadar kumpulan data dan kegiatan, melainkan sebuah refleksi perjalanan kami bersama dalam memperjuangkan reformasi hukum dan peradilan untuk mewujudkan sistem hukum yang lebih rasional, berkeadilan, dan inklusif.