Arianda Lastiur Paulina atau yang akrab disapa Ari, merupakan Asisten Peneliti di IJRS. Ari telah menyelesaikan pendidikan S1 nya dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada tahun 2022 dengan skripsi yang berjudul “Sextortion Dengan Motif Ancaman Menyebarluaskan Konten Intim Sebagai Kekerasan Berbasis Gender Siber Menurut Hukum Pidana di Indonesia.” Ketika menjadi mahasiswa, Ari aktif di Badan Eksekutif Mahasiswa, PERFILMA, LaSAle, dan juga RBC FH UI.

Sebagai Asisten Peneliti, Ari terlibat dalam program Criminal Justice Reform seperti “Sosialisasi Pedoman Kejaksaan 11 Tahun 2021 Narkotika Kepada Organisasi Advokat dan Organisasi Bantuan Hukum,” “Penelitian Disparitas Pidana Perkara Kekerasan Seksual,” dan “Penelitian Kajian Mediasi Penal.” Selain itu Ari juga terlibat dalam program Vulnerable Group seperti “Penelitian CRM Diskriminasi Kelompok Minoritas Naskah Akademik,” dan “Training on PERMA 3 Tahun 2018 and PERMA 5 Tahun 2019 toward judges.”

Sebelum Ari bergabung di IJRS, Ari pernah mempunyai pengalaman magang di Pengadilan Negeri Pontianak (Kepaniteraan Pidana, Kepaniteraan Perdata, Pos Bantuan Hukum) pada Januari – Maret 2021, Klinik Anti Korupsi Fakultas Hukum Universitas Indonesia (September 2021 – Januari 2022), serta Departemen Pengawasan Pasar Modal (Sektor Rill – Penilaian Perusahaan Non Pabrikan) Otoritas Jasa Keuangan pada Maret 2022.

arianda@ijrs.or.id

Pendidikan

S1 Fakultas Hukum Universitas Indonesia

Publikasi

  • Kawan Hukum. ID, Teknologi dalam Sistem Peradilan dan Pengaruhnya Terhadap Peran Hakim di Indonesia, https://kawanhukum.id/teknologi-dalam-sistem-peradilan-dan-pengaruhnya-terhadap-peran-hakim-di-indonesia/, Agustus 2020
  • Kawan Hukum. ID. Dinamika Perkembangan Hukum Pidana di Indonesia, https://kawanhukum.id/dinamika-perkembangan-hukum-pidana-di-indonesia/, Oktober 2021
  • Kawan Hukum. ID, Lemahnya Penegakan Hukum di Indonesia: Koruptor Berulah, https://kawanhukum.id/lemahnya-penegakan-hukum-di-indonesia-koruptor-berulah/, Oktober 2021.