Muhammad Rizaldi biasa kita kenal dengan sapaan Aldi, Rizaldi, atau Cimot. Rizaldi merupakan lulusan program Sarjana Fakultas Hukum, Universitas Indonesia dan lulusan program Master of Law, University of Melbourne. Sebelumnya pada tahun 2015, Rizaldi juga pernah menjadi tim pengajar pada kelas klinik anti korupsi di Fakultas Hukum UI.

Saat ini Rizaldi bekerja sebagai Research Associate di IJRS. Rizaldi membantu IJRS dalam menjalankan program Indeks Akses terhadap Keadilan, Survei Kebutuhan Hukum, Pro Bono, dan isu-isu Perempuan. Selain itu, Aldi juga terlibat dalam beberapa advokasi, seperti dalam pemilihan Hakim Ad Hoc untuk kasus Korupsi, pemilihan Calon Hakim Agung, dan penyusunan pedoman Kejaksaan tentang akses keadilan terhadap perempuan dan anak.

Pada tahun 2013, Rizaldi terpilih sebagai wakil Indonesia dalam “High Level Judicial Integrity Group Meeting: Judicial Integrity” yang diselenggarakan oleh UNODC-UNDP di Bangkok. Di luar penelitian, Rizaldi juga aktif sebagai fasilitator di beberapa forum, khususnya terkait pemantauan pengadilan. Ia bahkan saat ini memperoleh sertifikat sebagai mediator setelah menyelesaikan pelatihan mediasinya.

Pendidikan

  • Sarjana Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Indonesia (2013)
  • Master of Law, Faculty of Law, University of Melbourne (2019)

Program

  • Pengembangan Sistem Informasi dan Pemanfaatan Putusan Pengadilan (2013)
  • Survei Pelaksanaan Keterbukaan Informasi Pengadilan /Survei Implementasi Keterbukaan Informasi Pengadilan (2013 & 2014)
  • Pemantauan Kinerja Jaksa selama Persidangan /Pemantauan Kinerja Jaksa selama Persidangan (2014)
  • Penilaian Konsistensi Putusan Kekerasan Seksual terhadap Perempuan dan Penyandang Disabilitas /Penilai Konsistensi Putusan Perkara Kekerasan Seksual terhadap Perempuan dan Penyandang Disabilitas (2015)
  • Pengembangan Modul E-Learning Petugas Informasi di Pengadilan Agama /Modul Pengembangan E-Learning untuk Petugas Informasi di Pengadilan Agama (2015)
  • Pengembangan Sistem Manajemen Kinerja Hakim untuk Meningkatkan Keberhasilan Mediasi Pengadilan (2015)
  • Monitoring Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (2015-2016)
  • Survei “Sense of Justice” Penegakan Hukum Kasus-Kasus Kekerasan Seksual di Indonesia (2016)
  • Pengembangan Aplikasi Pemantauan Peradilan Digital – PANTAU (2017)
  • Evaluasi modul pembelajaran Klinik Anti Korupsi untuk Perguruan Tinggi (2017)
  • Survei Akses Terhadap Keadilan di Indonesia (2019)
  • Survei Kebutuhan Bantuan Hukum di Sulawesi Selatan dan Lampung (2019)
  • Penyusunan Pedoman Kejaksaan No. 1 Tahun 2021 tentang Akses Keadilan Bagi Perempuan dan Anak dalam Perkara Pidana
  • E-Learning MA Perma 3/2017 dan Perma 5/2019 (2020)

Publikasi

Buku

  • Co-Author, Investigation Guide to the Public Officials for the Society/Panduan Investigasi terhadap Pejabat Publik untuk Masyarakat (2013)
  • Laporan CSO, Implementasi UNCAC di Indonesia/Implementasi UNCAC di Indonesia, 2013
  • Laporan CSO, Implementasi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi/Implementasi Stranas Pencegahan Korupsi, 2013
  • Buku Laporan CSO untuk Monitoring & Evaluasi/Buku Panduan CSO untuk Pemantauan & Evaluasi “5. Strategi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi”, 2013
  • Rekomendasi dalam rangka Reformasi Hukum Acara Perdata (2019)
  • Laporan Survei Akses terhadap Keadilan di Indonesia (2020)
  • Laporan Survei Kebutuhan Bantuan Hukum di Indonesia (2020)
  • Buku Saku Akses Keadilan bagi Perempuan dan Anak dalam Perkara Pidana (2021)