Naomi Rehulina Barus (Naomi) merupakan lulusan Ilmu Hukum, Universitas Indonesia dan bergabung dengan IJRS sejak 2021. Naomi mengambil peminatan Hukum Pidana dan menulis skripsi terkait pertanggungjawaban pidana beneficial owner dalam skema tindak pidana pencucian uang yang melibatkan korporasi. Saat ini, Naomi adalah Asisten Peneliti dan bekerja di seputaran isu Criminal Justice Reform.

Naomi bersama Bestha telah mempublikasikan tulisannya berjudul “Kekerasan Seksual pada Laki-Laki: Diabaikan dan Belum Ditangani Serius” ke dalam media online HukumOnline.

Saat ini Naomi tengah terlibat dalam penelitian Eksekusi Tindakan Pemulihan/Perbaikan akibat Pidana Lingkungan dan Disparitas Narkotika. Selain itu, Naomi juga terlibat dalam advokasi kebijakan dan kajian Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS).

Di luar dunia kerja, Naomi juga berprestasi dalam beberapa kompetisi seperti :

  • Peringkat 2 kategori ‘Contract Drafting & Negotiation’ dan predikat juara umum pada National Business Law Competition 2019, Pelita Harapan University (Theme: “Managing intellectual Property issues in Franchising)
  • Peringkat 2 kategori Contract Drafting & Negotiation’ pada Marvellaw UNNES Competition 2019 (Theme: Foreign Direct Investment & Intellectual Property Law)
  • Finalis pada Essay Writing Competition 2020 yang diadakan oleh WRI Indonesia (Theme: Tenurial Rights and Conflict Resolution in Papua)

Pendidikan

Sarjana Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Indonesia

Publikasi

Media